0 Comment
Drama panjang pengambil alihan PT Freeport Indonesia (PTFI) akhirnya selesai. PT Inalum (Persero) telah menunaikan kewajibannya untuk menyelesaikan kesepakatan bernilai USD 38,5 miliar atau Rp 54 triliun.



Direktur Utama PT Inalum, Budi Gunadi Sadikin mengatakan langkah tersebut menjadi bukti bagi dunia internasional. Ia menyebut jika Indonesia tidak menutup ruang bagi investor untuk berinvestasi. Hanya saja, pelaksanaannya tetap mengacu pada konstutitusi negara.


"Apa yang terjadi disini Indonesia membuka diri pengelolaan SDA mengikuti prinsip konstitusi dan melakukan dengan friendly, profesional dan partnership," ujarnya di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (21/12).


Mantan Direktur Utama Bank Mandiri ini bahkan optimis jika kesuksesan Indonesia dalam mengambil alih saham Freeport Indonesia akan menggema ke seluruh dunia.


"Saya yakin sukses ini akan bergema sehingga banyak perusahaan tambang lain datang ke Indonesia dan minta ke Bambang Gatot (Dirjen Minerba) lisensinya untuk bekerja sama," ungkapnya.


Selain itu, dengan pengambil alihan ini juga menjadi bukti pemerintah dalam merefleksikan keadilan sosial. Sebab, Papua dan Pemerintah Kabupaten Mimika ikut menikmati keuntungan sebesar 10 persen dari kesepakatan ini.


"Dimana 10 persen kepemilikan diberikan ke rakyat. Ini adalah aset bangsa milik Indonesia," tandasnya.
Loading...

Post a Comment Disqus

 
Top