0 Comment
Suasana duka menyelimuti rumah kediaman Rini Puspitawati, pengemudi Honda CR-V yang terjun ke jurang Sarangan. Rumah Duka berada di Desa Semen, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi.


Tampak rumah Rini mulai didatangi pelayat yang menunggu kedatangan jenazah. Saat ini jenazah masih berada di RSUD dr Soedono Madiun. Tetangga yang datang tampak mulai mempersiapkan kedatangan jenazah.

Tiga buah bak gentong besar berisi air lengkap dengan bunga berada di sebelah sisi kiri rumah Rini. Air itu akan digunakan untuk memandikan jenazah Rini.

"Ini persiapan menyambut jenazah almarhumah. Persiapan pemandian dan penggalian liang lahat, jelas ketua RT 01 Desa Semen kecamatan Paron Suradi kepada wartawan di rumah duka Sabtu (20/10/2018).

Lokasi pemakaman Rini, kata Suradi, berada di Tempat Pemakaman Umum Dusun Bangsewu yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah duka. Di rumah duka saat ini hanya ada Marsini ibunya yang masih nampak shock atas meninggalnya Rini.

Suradi mengatakan selama ini almarhumah Rini menjadi tulang punggung keluarga. Ibunya Marsini hanya sebagai buruh tani. Sedangkan Rini merupakan seorang janda yang bekerja di sebuah pabrik rokok. Rini meninggalkan seorang anak laki-laki yang masih sekolah di TK.

Dalam kecelakaan yang terjadi pada Sabtu (13/10) tersebut, dua penumpang mobil Honda CR-V tewas. Korban pertama adalah Ragil Supriyanto (34), penumpang warga Desa Kediren, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Ragil tewas di lokasi. Korban kedua adalah Rini Puspitawati (26), Rini meninggal setelah 2 hari dirawat di RSUD Sayidiman Magetan dan 5 hari dirawat di RSUD dr Soedono Madiun.
Loading...

Post a Comment Disqus

 
Top